Ada beberapa isu di
masyarakat dewasa ini yang menjadi bahan pemikiran banyak orang. Modernisasi
tak pelak lagi telah membawa beberapa perubahan yang dinamis terhadap pandangan dan prilaku manusia. Anak
muda zaman sekarang perlahan kehilangan kendali mereka ketika berhadapan dengan
masalah moral. Mereka kini dipengaruhi oleh ide menjadi bebas dan terlepas dari
semua aturan. Mereka selalu berusaha membentuk pemikiran mereka sendiri tanpa memikirkan kemungkinan konsekuensinya.
Mereka dikendalikan oleh hasrat dan keyakinan mereka sendiri dan mereka bahkan tidak
mengindahkan pendapat orang tua mereka dan orang dewasa lainnya.
Para pakar
psikologi mengakui sangat sulit menangani para remaja ketika mereka dalam masa pubertas. Karena fase ini adalah fase yang paling krusial dalam pertumbuhan dan pembentukan
seorang manusia. Fase dimana sering timbul konflik dengan orang tua mereka.
Kedua belah pihak sangat sulit mengerti pandangan dan pendapat masing-masing.
Tetapi walau bagaimanapun susahnya orang tua harus
mengusahakan yang terbaik untuk
merangkul anak-anak mereka. Akan sangat berbahaya jika mereka mengacuhkan
begitu saja perubahan prilaku anak-anak mereka. Meskipun mereka sudah cukup
dewasa dan sudah mengerti mana yang benar dan salah, mereka tetap membutuhkan
bimbingan dari orang tua mereka. Akan sangat berbeda jika orangtua mereka ada
mendampingi mereka di sepanjang masa remaja mereka.
Perbedaan pendapat antara para orang tua dan anak-anak mereka
sering mengarah pada masalah yang serius. Tetapi masalah-masalah yang sifatnya biasa seharusnya tidak
tertukar dengan masalah yang serius. Adalah
hal yang normal untuk berbeda pendapat
dalam sebuah keluarga; tetapi walau bagaimanapun masalah-masalah tersebut harus
menjadi bahan pemikiran dan perhatian dari seluruh anggota keluarga. Keluarga
harus bahu-membahu memikul kebutuhan para anggotanya.
Salah satu masalah
yang sering muncul antara para orang tua dan anak-anak mereka adalah hal-hal yang berhubungan dengan masalah sosial.
Anak-anak sering salah mengerti maksud orang tua mereka dan memilih untuk mengikuti
keputusan mereka sendiri. Para remaja yang kabur dari rumah sering dikaitkan
dengan berbagai macam masalah. Karena mereka masih di usia pubertas mereka tidak sadar akan bahaya meninggalkan
rumah. Di benak mereka orang tua mereka
tidak mendukung dan mendengarkan
kebutuhan mereka lagi. Tidak jarang juga mereka salah menerjemahkan perkataan
orang tua mereka ke dalam aksi dan tingkah laku mereka. Para remaja yang lari
dari rumah sering mengalami penolakan
yang dalam dari keluarga mereka.
Ada beberapa alasan
lain yang lebih serius mengapa para remaja mininggalkan rumah mereka.
Penganiayaan atau tindak kekerasan adalah alasan yang tak terbantahkan mengapa
mereka lari dari rumah. Menurut laporan para pekerja sosial mereka mencatat banyak
kasus remaja yang lari dari rumah karena tindak kekerasan dan bahkan prostitusi.
Lari dari rumah adalah satu-satunya cara terbaik bagi mereka untuk menjalani hidup
yang damai.
Modernisasi tidak
bisa dipungkiri lagi telah membawa beberapa perubahan pada norma-norma dan
nilai-nilai pada masyarakat. Salah satu masalah yang paling besar yang dialami
masyarakat dewasa ini adalah terkait prilaku para remaja. Itulah beberapa alasan
mengapa para remaja meninggakan rumah. (Sumber tulisan: Karl Real, alih bahasa: Eva ZulfaLaili).

No comments:
Post a Comment